Aqiqah Murah Di Kota Depok

Puji bagi Allah, Tuhan Pencipta, dan Damai dan semoga diberkahi Nabi Muhammad kita, yang beriman dan jujur. Oh, Allah, kami hanya tahu apa yang Engkau ajarkan kepada kami. Anda adalah Yang Maha Tahu, Yang Bijaksana. Ya Allah, ajari kami apa yang baik untuk kami, dan manfaatkan kami dari apa yang Engkau ajarkan, dan tingkatkan ilmu kami. Tunjukkan pada kami hal-hal yang benar sebagai yang benar dan bantu kami untuk melakukannya, dan tunjukkan kepada kami hal-hal buruk sebagai yang buruk dan bantu kami untuk menjauh darinya.

Ya Allah, Tuhan kami, pimpin kami keluar dari kedalaman kegelapan dan ilusi, menuju cahaya pengetahuan dan ilusi, dan dari lumpur dangkal nafsu ke langit Sekitar-Mu. Peraturan tentang bayi yang baru lahir: Saudara-saudara terkasih, salah satu saudara kita meminta saya untuk membahas topik ini dengan mengatakan bahwa banyak pria muda menikah dan memiliki anak, tetapi mereka berharap mereka memiliki informasi tentang peraturan Syariah tentang bayi yang baru lahir.

Banyak hal yang telah disebutkan tentang Aqiqah (Aqiqah adalah sunnah yang agung. Ini melibatkan pengorbanan kambing atau anak domba atas nama anak. Itu adalah mengucap syukur kepada Allah atas anugerah seorang anak), akikah depok menamai bayi yang baru lahir dan seperti, jadi saya berjanji padanya untuk membahas penamaan bayi yang baru lahir dulu, lalu kita pindah ke Aqiqah.

Topik ini berkenaan dengan setiap remaja putra yang akan menikah, setiap remaja putra yang telah menikah dan setiap remaja putra yang telah menikah dan telah memiliki anak tetapi bersedia untuk membimbing putra dan putrinya pada aturan Syariah tentang bayi yang baru lahir. Sangat baik bagi setiap Muslim untuk menerapkan di rumahnya apa yang biasa dilakukan Nabi, semoga Allah memberinya kedamaian dan berkah.

1- Ayah dianjurkan mengucapkan Adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir:
Ketentuan Aqiqah – Ayah dianjurkan mengucapkan Adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir: Pertama, sebaiknya ayah yang mengucapkan Adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir. Para ulama berkata: “Kata Tauhid (tauhid) akan menjadi hal pertama yang didengar oleh bayi.” Sungguh luar biasa bahwa menurut percobaan yang dilakukan pada bayi, efek yang dialami bayi di tahun-tahun awal mereka memiliki pengaruh yang besar pada mereka saat mereka dewasa.

Selain itu, beberapa efek ini menentukan jenis pengujian mereka di masa mendatang. Ada banyak penelitian yang dilakukan dalam psikologi dan psikologi embriologis yang mungkin tidak Anda percayai hasilnya. Hasil ini menunjukkan bahwa embrio memiliki kehidupan psikologis penuh. Misalnya, jika merasa ibunya tidak ingin memilikinya, ia merespons dengan melakukan gerakan-gerakan yang menyebabkan nyeri pada perut ibu, dan hal itu berdampak tidak sehat padanya.

Ini adalah topik yang luas yang pernah saya baca sekali, dan saya membahasnya di salah satu khotbah Jumat. Hal utama yang tersisa di benak saya tentang topik ini adalah embrio memiliki kehidupan psikologis yang lengkap. Nabi, semoga Allah memberinya kedamaian dan berkah, mengucapkan Adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir. Dalam beberapa hadits lemah dilaporkan bahwa dia mengatakan Iqamah di telinga kiri, tetapi mari kita tetap berpegang pada tindakan Nabi yang sah: ((Diberitakan bahwa Abu Rafi ‘(seorang Sahabat) berkata, “Saya melihat Rasulullah (semoga Allah memberkatinya dan seisi rumahnya dan memberi mereka kedamaian) memberikan Adzan di telinga al-Hasan, putra Ali, ketika Fatimah melahirkan dia.)) [HR al-Tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad, al-Hakim dan al-Bayhaqi] Tindakan Nabi yang bermanfaat yang dilaporkan, dikonfirmasi dan disepakati adalah bahwa disarankan bahwa ayah adalah orang yang mengucapkan Adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir.

Baca Juga: Memilih Popok Renang yang Tepat untuk Anak-Anak dan Dewasa

2- Mencari perlindungan dengan Allah untuk bayi yang baru lahir dari Setan: Setelah memberikan Adzan diinginkan untuk mencari perlindungan dengan Allah mengikuti langkah-langkah istri ‘Imran yang berkata: ((Kemudian ketika dia melahirkan [anak Maryam (Maria)] , dia berkata: “Ya Tuhanku! Aku telah melahirkan seorang anak perempuan,” – dan Allah tahu lebih baik apa yang dia melahirkan, – “Dan laki-laki tidak seperti perempuan, dan saya telah menamainya Maryam (Maria), dan saya mencari berlindung dengan-Mu (Allah) untuknya dan untuk keturunannya dari Setan (Setan), orang buangan. “)) [Aal-‘Imran, 36]

Baik bayi laki-laki dan perempuan disebut dalam ayat ini, saya berlindung denganMu (Allah ) untuknya dan untuk keturunannya dari Setan, juga dimaksudkan untuk berlindung dengan-Mu (Allah) untuk dia dan untuk keturunannya dari Setan. Dalam Musnad Um Razeen, Nabi, semoga Allah memberinya kedamaian dan berkah, “Bacalah Surat Al Ikhlas di telinga bayi yang baru lahir”. Intinya adalah bayi yang baru lahir ini harus mendengarkan firman Tauhid dan firman Allah secara umum. Juga, kita harus berlindung kepada Allah untuk bayi ini dari Setan sehingga tidak akan mengikuti Setan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *